PERAN
DAN FUNGSI BAHASA
A.
Pengertian
Bahasa
Bahasa berarti sistem lambang
bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat
untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri dalam bentuk
percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik. Sedangkan
pengertian
Bahasa Menurut Para Ahli:
·
Menurut Mc. Carthy, bahasa adalah praktik yang paling tepat
untuk mengembangkan kemampuan berpikir.
·
Menurut William A. Haviland, Bahasa adalah suatu sistem
bunyi yang jika digabungkan menurut aturan tertentu menimbulkan arti yang dapat
ditangkap oleh semua orang yang berbicara dalam bahasa itu.
- Menurut Wibowo (2001), Bahasa adalah sistem simbol
bunyi yang bermakna dan berartikulasi (dihasilkan oleh alat ucap) yang
bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat
berkomunikasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan dan
pikiran.
B. Aspek
Bahasa
Ada beberapa aspek dalam bahasa
yaitu aspek fisik dan aspek sosial
·
Aspek Fisik Bahasa : Seperti yang
telah dibahas sebelumnya bahwa bahasa merupakan Basaha merupakan suatu bentuk
alat komunikasi manusia yangberupa lambang bunyi melalui alat ucap, dimana
setiap suara yang dikeluarkannya memiliki arti. Maka yang dimaksud aspek fifik
bahasa pada dasrnya mencakup tiga aspek. Pertama, bagaimana bunyi itu
dihasilkan (aspek produksi). Kedua, Bagaimana ciri – ciri bunyi bahasa yang
diujarkan (aspek akustis). Ketiga, bagaimana bunyi bahasa itu dipahami melalui
indra pendengaran (aspek persepsi bunyi bahasa). Untuk menghasilkan bunyi
bahasa yang benar diperlukan alat bicara yang normal, keterampilan dan
kemampuan organ alat bicara dalam melakukan artikulasi, serta kemampuan
mengatur pernapasan. Perubahan proses produksi bunyi menghasilkan perubahan
kualitas bunyi (aspek produksi).
·
Aspek Sosial Bahasa : Bahasa mempunyai variasi
dan memiliki ragam. Di dalam lingkungan masyarakat, ada bahasa yang digunakan
dan memperlihatkan ciri keakraban atau keintiman. Bahasa yang ditandai bentuk
dan pilihan kata akrab seperti gue, loe, bete. Berikut termasuk ke dalam ragam
intim. Ragam berikutnya dikenal sebagai ragam konsultatif, yang merupakan ragam
bahasa yang digunakan pada saat guru mengajar di kelas. Cirinya berbeda dengan
ragam formal atau resmi. Ragam lain adalah bahasa yang ditandai ujaran – ujaran
baku dan beku sebagaimana yang terdengar dalam acara ritual dan seremonial.
C.
Fungsi Bahasa
a. Ekspresi
dalam Bahasa
Bahasa merupakan
merupakan wujud atau pernyataan keberadaan manusia dimuka bumi ini. Manusia
dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di alam pikirannya
kepada orang lain atau kesemua orang, mulai dari bayi, anak-anak, orang dewasa
sampai kepada orang tua, kesemuanya tetap menyatakan diri dengan bahasa. Bayi
yang menangis merupakan tanda keberadaannya, agar orang lain dapat mengerti apa
yang dirasakannya atau apa yang diinginkannya, misalnya haus atau lapar
biasanya ia nyatakan dalam bentuk tangisan untuk mewakili perasaannya.
b. Komunikasi
Fungsi bahasa sebagai
alat komunikasi yaitu sarana penyampaian informasi kepada orang lain secara
lisan maupun tulisan mengenai apapun yang ingin kita sampaikan agar orang dapat
mengerti maksud dan tujuan yang kita inginkan tampa menghindari tata bahasa yang
sudah ada. Berkomunikasi melalui lisan (dihasilkan oleh alat ucap manusia),
yaitu dalam bentuk symbol bunyi, dimana setiap simbol bunyi memiliki cirri khas
tersendiri. Suatu simbol bisa terdengar
sama di telinga kita tapi memiliki makna yang sangat jauh berbeda. Misalnya
kata ’sarang’ dalam bahasa Korea artinya cinta, sedangkan dalam bahasa Indonesia artinya kandang atau tempat.
c. Adaptasi
dan Integrasi
Yang
dimaksud dengan bahasa sebagi alat integrasi dan adaptasi social adalah Pada
saat kita beradaptasi kepada lingkungan sosial tertentu, kita akan memilih
bahasa yang akan kita gunakan bergantung pada situasi dan kondisi yang kita
hadapi. Dan Bahasa sebagai alat integrasi digunakan untuk menyatukan berbagai
ragam manusia yang memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda. Bahasa
memungkinkan seseorang untuk merasa dirinya terikat dengan kelompok sosial yang
dimasukinya,
d. Kontrol
Sosial
Yang dimaksud dengan
Bahasa sebagai alat kontrol sosial dapat diterapkan untuk diri sendiri maupun
untuk masyarakat.dan Buku-buku pelajaran dan buku-buku instruksi adalah contoh
dari alat control sosial.
D.
Fungsi
Bahasa Indonesia
a. Pemersatu
Bahasa
Fungsi Bahasa Indonesia
sebagai pemersatu Bangsa memiliki peranan yang sangat vital sekali karena
digunakan sebagai alat perekat Nasionalis warga Indonesia untuk selalu setia
kepada Negara Kesatuan Repulik Indonesia. Indonesia yang merupakan Negara
kepulauan memiliki lebih dari 17ribu pulau pulau yang menyebar dari sabang
hingga merauke., dengan total penduduk lebih dari 200juta jiwa. Dengan penduduk
sebanyak itu, Indonesia dinobatkan sebagai Negara dengan penduduk terpadat ke4
didunia. Dengan demikian, Negara di wilayah Indonesia bisa mengerti dan
memahami satu sama lain.
b. Jatidiri
Dalam kamus besar
bahasa Indonesia jati diri mempunyai pengertian yaitu ciri-ciri, gambaran, atau
keadaan khusus seseorang atau suatu benda, identitas, inti, jiwa, semangat, dan
daya gerak dari dalam, spiritualitas. Jadi jati diri adalah segala sesuatu yang
dapat menunjukan identitas, Bahasa berperan utama dalam pembentukan pengalaman
atau pemahaman seseorang tentang alam semesta.
Dengan pembentukan pengalaman dan pemahaman ini bahasa telah berperan
dalam pembentukan jati diri seseorang atau suatu bangsa. Bahasa merupakan sistim arti dan bentuk yang
diekspresikan dalam bunyi, tulisan, atau isyarat (Hallliday 2004, Martin 1992).
c. Administrasi
keneragaan
Bahasa
juga digunakan untuk urusan Administrasi kenegaraan sebagai symbol bahwa
administrasi tersebut dapat dimengerti dan diketahui oleh setiap lembaga di Negara
yang bersangkutan dengan penggunaan administrasi urusan surat-menyurat secara
resmi.
d. Bahasa
Baku untuk Pertemuan
Penggunaan Bahasa ini
sangat diperlukan sekali dan sangat sensitive peranannya terhadap suatu
pertemuan, dikarenakan apabila seseorang salah menggunakan susunan kalimat Bahasa
pada saat pertemuan, akan berakibat santa fatal sekali dalam pemaknaan oleh
lawan bicara. Maka dari itu ada bentuk-bentuk Bahasa tersendiri yang digunakan
untuk pertemuan formal secara umum.
Sumber:

Posting Komentar