• Home
  • Posts RSS
  • About Me
Blue Orange Green Pink Purple

Semua Berawal dari Ilmu !

Ilmu adalah sumber kehidupan manusia di bumi, mulai dari yang mendasar hingga yang tidak bisa direkam oleh panca indra sekalipun. Mulai dari makan, minum itu memerlukan ilmu, makanan dan minuman apa saja yang harus kita konsumsi guna menjaga stabilitas kesehatan tubuh kita. Dalam beribadah pun kita memerlukan ilmu agar ibadah kita tidak sia-sia karena mengetahui hakikat dari ibadah yang kita jalankan. Maka, mari kita budayakan mencari ilmu dan berbagi ilmu, sekalipun itu merupakan suatu hal ynag remeh.

Profil Densus 88

   Densus 88 merupakan kependekan dari Detasmen Khusus 88 yang mana lembaga ini merupakan lembaga anti teror yang berada di negara Kesatuan Republik Indonesia. Densus 88 didirikan sejak 20 Juni 2003 yang awalnya beranggotakan 75 personel, dan hingga kini kurang lebih 400 orang personel yang berisi ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan ahli pemukul dalam hal ini penembak jitu.
   Banyak kinerja dari lembaga ini yang menuai kesan positif dari masyarakat sekitar yang merasa terlindungi, bahkan tak sedikit pula masyarakat yang merasa cemas dengan kinerja Densus 88 yang kurang memperhatikan aspek-aspek dalam setiap penyergapannya.
   Lembaga anti teror inilah yang berwenang untuk menginvestigasi, memutuskan, dan melakukan penangkapan kepada terduga, ataupun tersangka teroris.
Read More 0 komentar | Diposting oleh Unknown edit post

Desas Desus Densus 88

Desas Desus Densus 88

   Jika mendengar selentingan kata “Densus 88” mungkin telinga kita sudah tak asing lagi, pasalnya Densus 88 merupakan salah satu lembaga kenegaraan yang berwenang untuk memerangi teroris di Indonesia. Kinerjanya selama ini banyak menuaikan komentar positif dari masyarakat yang merasa terlindungi oleh aksi kerja nyata mereka. Pasukan bersenjata dan berpakaian pelindung lengkap ini merupakan lembaga yang sudah berdiri sejak 24 Agustus 2004 silam yang berjumlah 400 personel hingga saat ini. Dan selama itu pula citra mereka banyak dikenang positif oleh masyarakat Indonesia pada umumnya.
  Namun, citra baik Densus 88 ternyata tidak sebaik perkiraan masyarakat sebelumnya, sebab lembaga anti teror ini kerap kali melakukan aksi salah tangkap yang berujung pada trauma masyarakat yang berkepanjangan kepada lembaga anti teror ini.
   Dapat kita amati pada belakangan ini. Masyarakat Indonesia, khususnya warga sekitar di salah satu desa provinsi D.I Yogyakarta, sangat dihebohkan dengan ‘ulah’ Densus 88 yang justru dapat dikatakan membuat onar. Bagaimana tidak? Aksi penangkapan mereka sudah tergolong agresif sehingga tidak memperhatikan aspek lingkungan sekitar. Tak salah lagi, sebab ketika salah seorang terduga tersangka teroris (sebut saja alm. Siyono) dibekuk oleh Densus 88, almarhum sedang melakukan dzikir setelah shalat di masjid dekat rumahnya. Namun, siapa sangka? Belum lepas beliau berdzikir, sontak Densus 88 datang dengan perlengkapan persenjataan lengkap yang ditodongkan kepada bapak alm. Siyono ini, tanpa basa-basi maka lekaslah alm diseret ke mobil dinas mereka (Densus 88). Hal inilah yang disebut sangat tidak memperhatikan aspek lingkungan, sebab di lokasi kejadian, banyak anak-anak usia kurang lebih 5 tahun yang melihat aksi penodongan senjata dan pembekukan tersebut. Sehingga banyak dari mereka yang mengaku ketakutan kepada kedua orangtuanya.
   Siapa sangka? Warga sekitar yang mengenal almarhum taat beribadah, santun kepada warga sekitar, bakhan beliau mempunyai yayasan Taman Kanak-kanak di dekat rumahnya, namun justru menjadi objek salah tangkap oleh pihak anti teror negara ini.
   Bahkan, yang lebih membuat masyarakat merasa terpukul, alm. Siyono yang dibekuk secara paksa tersebut dipulangkan kepada pihak keluarganya dalam kondisi berbaring tak bernyawa. Melihat kejadian ini jelas membuat keluarga menimbulkan tanda tanya besar. Apa yang justru dilakukan oleh mereka kepada alm. Siyono? Kesalahan apa yang dilakukan almarhum sehingga beliau bisa dipulangkan dalam keadaan tak bernyawa?
   Ketika ditanya, pihak Densus 88 justru hanya menjawab bahwa alm. Siyono terbentur kepalanya ketika memberontak petugas yang sedang mengintrogasi. Entah darimana alasan ini dapat muncul sementara hasil fisum RS. Muhammadiyah menyebutkan bahwa ada benturan benta tumpul di bagian dada almarhum sehingga menyebabkan tulang rusuk dada beliau patah dan mengenai organ dalamnya. Hanya Allah dan mereka (Densus 88) yang tahu tentang perbuatan tersebut.

   Maka, kabar tersebut sangat cepat menyebar di media sosial, netizen banyak yang menyampaikan berduka atas peristiwa pelanggaran HAM ini. Dan sejak itulah lembaga yang katanya anti teror ini justru dipandang buruk oleh masyarakat.
Read More 0 komentar | Diposting oleh Unknown edit post
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Beranda Sains

  • About
      About me. Edit this in the options panel.
  • Beranda Sains

    Barang siapa yang menghendaki dunia maka harus dengan ilmu, barang siapa yang menghendaki akhirat harus dengan ilmu, barang siapa yang menghendaki keduanya maka harus dengan ilmu

    Fajrul Islam Present

    Website Fajrul Islam UG
    Facebook Fajrul Islam UG
    Twitter Fajrul Islam UG

    About Me !

    Unknown
    Lihat profil lengkapku

    Total Tayangan Halaman

    Supported by

    Blog Archive

    • ► 2017 (4)
      • ► Juni (1)
      • ► Mei (1)
      • ► April (1)
      • ► Maret (1)
    • ▼ 2016 (2)
      • ▼ Juni (2)
        • Profil Densus 88
        • Desas Desus Densus 88
    • ► 2015 (13)
      • ► Desember (2)
      • ► November (3)
      • ► Oktober (4)
      • ► Juni (1)
      • ► April (1)
      • ► Maret (2)
    • ► 2014 (20)
      • ► Desember (6)
      • ► November (5)
      • ► Oktober (1)
      • ► Juni (3)
      • ► April (2)
      • ► Maret (2)
      • ► Januari (1)
    • ► 2013 (16)
      • ► Desember (2)
      • ► November (2)
      • ► Oktober (2)
      • ► September (10)

    Pengikut

    Diberdayakan oleh Blogger.
    • ETIKA DAN PROFESIONALISME DALAM TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI (TSI)
      Etika dan Profesionalisme dalam TSI dapat dijabarkan menjadi 3 dasar pengertian untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai etika, ...
    • CARA MEMBUAT GARIS VERTIKAL, HORIZONTAL DAN VERTIKAL DENGAN MENGGUNAKAN OPEN GL PADA BAHASA JAVA
         Langkah untuk membuat Menu Membuat Garis pada Open GL dengan menggunakan bahasa pemrogramman java adalah: 1.      Buatlah statemen...
    • 6. ALINEA ATAU PARAGRAF
      Paragraf atau alinea adalah suatu bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat. Dalam upaya menghimpun beber...
    • 2. RAGAM BAHASA DAN LARAS BAHASA
                     RAGAM BAHASA DAN LARAS BAHASA A.     Ragam Bahasa Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. ...
    • 8. Abstraksi dan Daftar Pustaka
      A.     Pengertian Abstraksi Abstraksi adalah bagian di awal paragraf yang berfungsi memberi gambaran tentang isi teks. Biasanya bagian ...
    • 3. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dan Tanda Baca
                             Ejaan Yang Disempurnakan dan Tanda Baca A.      Pengertian EYD EYD (Ejaan yang Disempurnakan) adalah tata...
    • 1. PERAN DAN FUNGSI BAHASA
            PERAN DAN FUNGSI BAHASA A.     Pengertian Bahasa Bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua or...
    • IT Forensik
      A.   Pengertian Dalam dunia penyidikan, forensik di gunakan untuk mengungkap skandal yang terjadi pada suatu kasus dimana dugaan-dugaan s...
    • MODUS-MODUS KEJAHATAN DALAM TEKNOLOGI INFORMASI
                  Perkembangan teknologi informasi-komputer saat ini sudah mencapai pada tahap di mana ukurannya semakin kecil, kecepatannya sema...
    • Peraturan dan Regulasi Etika dan Profesionalisme TSI
      UU ITE "Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah ketentuan yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan h...

    Terjemahan

  • Search






    • Home
    • Posts RSS
    • Comments RSS
    • Edit

    © Copyright Beranda Sains. All rights reserved.
    Designed by FTL Wordpress Themes | Bloggerized by FalconHive.com
    brought to you by Smashing Magazine

    Back to Top