• Home
  • Posts RSS
  • About Me
Blue Orange Green Pink Purple

Semua Berawal dari Ilmu !

Ilmu adalah sumber kehidupan manusia di bumi, mulai dari yang mendasar hingga yang tidak bisa direkam oleh panca indra sekalipun. Mulai dari makan, minum itu memerlukan ilmu, makanan dan minuman apa saja yang harus kita konsumsi guna menjaga stabilitas kesehatan tubuh kita. Dalam beribadah pun kita memerlukan ilmu agar ibadah kita tidak sia-sia karena mengetahui hakikat dari ibadah yang kita jalankan. Maka, mari kita budayakan mencari ilmu dan berbagi ilmu, sekalipun itu merupakan suatu hal ynag remeh.

ILMU SOSIAL DASAR

A.     Pengertian Ilmu Sosial Dasar

Ilmu sosial pasti berkaitan erat dengan aktivitas sosial manusia pada setiap harinya, karena manusia itu adalah termasuk makhluk Tuhan yang butuh untuk bersosialisasi atau berinteraksi dengan manusia lain yang berada di lingkungannya. Dengan demikian, maka ilmu sosial dasar bisa di artikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang kehidupan sosial manusia, tentang bagaimana cara manusia itu berinteraksi dengan individu lain, ataupun dengan kelompok sosial lainnya. Jika menurut pendapat George Herbet Mead bahwa dalam bersosialisasi manusia akan melalui beberapa tahap, antara lain, tahap “persiapan” (preparatory stage), tahap ini dialamai oleh setiap manusia sejak dilahirkan, moment seorang anak menyiapkan diri mengenal dunia sosialnya. Tahap ini anak mulai meniru kegiatan yang dilakukan orang tuanya atau orang di sekitarny,. Lalu tahap “meniru” (play stage), pada tahap ini semakin sempurna seorang anak meniru peran yang dilakukan orang dewasa, anak telah menyadari tentang yang dilakukan orang disekitarnya. Kemudian tahap “siap bertindak” (game stage), pada tahap ini individu sudah mulai berkurang dalam meniru, karena dalam tahap ini individu akan mulai bertindak kepada teman-temannya dengan tindakkan yang diinginkan oleh dirinya sendiri. Dan tahap “penerimaan norma kolektif” (generalized stage/generalized other) , seseorang dapat dikatakan dewasa dalam tahap ini karena individu yang dewasa akan lebih mengetahui bagaimana cara dia menempatkan posisinya dengan tepat.
Adapun pengertian ilmu sosial dasar jika menurut beberapa ahli dalam bidangnya adalah:
a.       LEWIS
Sosial adalah sesuatu yang dicapai, dihasilkan dan ditetapkan dalam
interaksi sehari-hari antara warga negara dan pemerintahannya.
b.      RUTH AYLETT
Sosial adalah sesuatu yang dipahami sebagai sebuah perbedaan namun tetap
inheren dan terintegrasi.
c.       PAUL ERNEST
Sosial lebih dari sekedar jumlah manusia secara individu karena mereka
terlibat dalam berbagai kegiatan bersama.
d.      LENA DOMINELLI
Sosial adalah merupakan bagian yang tidak utuh dari sebuah hubungan
manusia sehingga membutuhkan pemakluman atas hal-hal yang bersifat rapuh
di dalamnya.
e.       PETER HERMAN
Sosial adalah sesuatu yang dipahami sebagai suatu perbedaan namun tetap
merupakan sebagai satu kesatuan .
f.       ENGIN FAHRI. I
Sosial adalah sebuah inti dari bagaimana para individu berhubungan walaupun masih juga diperdebatkan tentang pola berhubungan para individu tersebut.

 Dalam hal ini, maka ilmu sosial dasar bisa dijadikan sebagai jalan keluar atau penuntun kepada individu yang mempunyai permasalahan dengan kehidupan sosialnya agar terhindar dari permasalahan sosialisasi yang berkepanjangan.
Bersosialisasi sangatlah penting bagi manusia yang memang tidak bisa hidup tanpa manusia lainnya, begitulah hukum alam yang Tuhan ciptakan. Sosialisasi dibagi menjadi dua jenis yang berbeda, yaitu Sosialisasi Primer (sosialisasi dalam keluarga) dan Sosialisasi Sekunder (sosialisasi dalam masyarakat.  Sosialisasi primer berlaku bagi anak usia 1-5 tahun, karena di usia inilah manusia sangat membutuhkan sosialisasi dengan keluarganya yang berada dalam kehidupan sehari-harinya, sifat dan tingkah laku seorang anak kedepannya ditentukan dengan bagaimana hubungan atau interaksi seorang anak terhadap anggota keluarganya terutama orangtua. Sedangkan sosialisasi sekunder adalah sosialisasi yang dilakukan setelah proses sosialisasi primer berlangsung, karena sosialisasi sekunder itu adalah proses sosialisasi yang dilakukan individu dengan masyarakat sekitarnya, karena menurut hukum alam, manusia tak akan bisa hidup tanpa bantuan atau interaksi dengan manusia lainnya. Dan dalam proses ini, masyarakatlah yang menilai bagaimana sikap dan kepribadian kita dalam bersosialisasi terhadap mereka. Maka perbaikan diri dalam bersosialisasi akan dapat dilakukan jika ada masyarakat yang mengkritik kita secara langsung.

B.     Masyarakat dan Kebudayaan

Kebudayaan sangatlah penting bagi masyarakat, karena dengan kebudayaanlah manusia mempunyai cirri khas masing-masing dalam bersosialisasi terhadap lingkungannya, adapaun pengertian kebudayaan menurut E. B. Tylor bahwa kebudayaaan adalah keseluruhan yang kompleks, yang mana didalamnya terkandung ilmu pengetahuan yang lain serta kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota didalam kehidupan masyarakat tersebut. Sebuah kebudayaan besar biasanya memiliki sub-kebudayaan (atau biasa disebut sub-kultur), yaitu sebuah kebudayaan yang memiliki sedikit perbedaan dalam hal perilaku dan kepercayaan dari kebudayaan induknya. Munculnya sub-kultur disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya karena perbedaan umur, ras, etnisitas, kelas, aesthetik, agama, pekerjaan, pandangan politik dan gender.
Dalam kehidupan berbudaya, suatu lingkup masyarakat akan mempunyai lebih dari dua kebudayaan yang berbeda atau biasanya disebut masyarakat Multikultural. Jadi, dalam lingkup masyarakat tersebut pasti ada diantara mereka yang memiliki kebudayaan yang berbeda-beda, karena Negara pun pastinya memiliki berbagai macam kebudayaan yang berbeda-beda. Masyarakat multicultural tersusun atas berbagai budaya yang menjadi sumber nilai bagi terpeliharanya kestabilan kehidupan masyarakat pendukungnya. Keragaman budaya tersebut berfungsi untuk mempertahankan dasar identitas diri dan integrasi sosial masyarakatnya.

Adapun tujuan kebudayaan yang berguna untuk masyarakat adalah:
·         Mengusahakan kepekaan masyarakat terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang baru.
·         Memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk dapat memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis merka terhadap persoalan – persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
·         Berusaha menjembatani akademisi masyarakat, agar lebih dapat berdialog satu sama lain. Dengan memiliki bekal yang sama, diharapkan agar para akademisi dapat lebih lancar berkomunikasi.


Maka, betapa amat pentingnya kebudayaan bagi kehidupan bermasyarakat, bagaikan air dan molekul-molekulnya yang tak mungkin terpisahkan. Jadi, jangan tinggalkan budaya masyarakat kita yang terkenal dengan kesopanan dan keramahannya.

Artikel ini bersumber dari beberapa buku yang saya baca dan website yang saya kunjungi dan kemudian di modifikasi. Berikut adalah daftar pustaka yang saya ambil:


http://bangbiw.com/penjelasan-tentang-ilmu-sosial-dasar/
http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya
Tylor, E. Burnett. 1871.  Primitive culture: researches into the development of mythology, philosophy, religion, art, and custom. Britannica, Southern England: Universitas Oxford.
Waluya, Bagja. 2009. Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat 2. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
  

Oleh,
Nama : Hanafi Indra Pribadi
NPM : 13113867
Kelas : 1KA34
Sistem Informasi Universitas Gunadarma
Read More 0 komentar | Diposting oleh Unknown edit post

0 komentar



Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Beranda Sains

  • About
      About me. Edit this in the options panel.
  • Beranda Sains

    Barang siapa yang menghendaki dunia maka harus dengan ilmu, barang siapa yang menghendaki akhirat harus dengan ilmu, barang siapa yang menghendaki keduanya maka harus dengan ilmu

    Fajrul Islam Present

    Website Fajrul Islam UG
    Facebook Fajrul Islam UG
    Twitter Fajrul Islam UG

    About Me !

    Unknown
    Lihat profil lengkapku

    Total Tayangan Halaman

    Supported by

    Blog Archive

    • ► 2017 (4)
      • ► Juni (1)
      • ► Mei (1)
      • ► April (1)
      • ► Maret (1)
    • ► 2016 (2)
      • ► Juni (2)
    • ► 2015 (13)
      • ► Desember (2)
      • ► November (3)
      • ► Oktober (4)
      • ► Juni (1)
      • ► April (1)
      • ► Maret (2)
    • ► 2014 (20)
      • ► Desember (6)
      • ► November (5)
      • ► Oktober (1)
      • ► Juni (3)
      • ► April (2)
      • ► Maret (2)
      • ► Januari (1)
    • ▼ 2013 (16)
      • ► Desember (2)
      • ► November (2)
      • ▼ Oktober (2)
        • ILMU SOSIAL DASAR
        • Fungsi-fungsi Komponen Sistem Operasi
      • ► September (10)

    Pengikut

    Diberdayakan oleh Blogger.
    • ETIKA DAN PROFESIONALISME DALAM TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI (TSI)
      Etika dan Profesionalisme dalam TSI dapat dijabarkan menjadi 3 dasar pengertian untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai etika, ...
    • CARA MEMBUAT GARIS VERTIKAL, HORIZONTAL DAN VERTIKAL DENGAN MENGGUNAKAN OPEN GL PADA BAHASA JAVA
         Langkah untuk membuat Menu Membuat Garis pada Open GL dengan menggunakan bahasa pemrogramman java adalah: 1.      Buatlah statemen...
    • 6. ALINEA ATAU PARAGRAF
      Paragraf atau alinea adalah suatu bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat. Dalam upaya menghimpun beber...
    • 2. RAGAM BAHASA DAN LARAS BAHASA
                     RAGAM BAHASA DAN LARAS BAHASA A.     Ragam Bahasa Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. ...
    • 8. Abstraksi dan Daftar Pustaka
      A.     Pengertian Abstraksi Abstraksi adalah bagian di awal paragraf yang berfungsi memberi gambaran tentang isi teks. Biasanya bagian ...
    • 3. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dan Tanda Baca
                             Ejaan Yang Disempurnakan dan Tanda Baca A.      Pengertian EYD EYD (Ejaan yang Disempurnakan) adalah tata...
    • 1. PERAN DAN FUNGSI BAHASA
            PERAN DAN FUNGSI BAHASA A.     Pengertian Bahasa Bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua or...
    • IT Forensik
      A.   Pengertian Dalam dunia penyidikan, forensik di gunakan untuk mengungkap skandal yang terjadi pada suatu kasus dimana dugaan-dugaan s...
    • MODUS-MODUS KEJAHATAN DALAM TEKNOLOGI INFORMASI
                  Perkembangan teknologi informasi-komputer saat ini sudah mencapai pada tahap di mana ukurannya semakin kecil, kecepatannya sema...
    • Peraturan dan Regulasi Etika dan Profesionalisme TSI
      UU ITE "Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah ketentuan yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan h...

    Terjemahan

  • Search






    • Home
    • Posts RSS
    • Comments RSS
    • Edit

    © Copyright Beranda Sains. All rights reserved.
    Designed by FTL Wordpress Themes | Bloggerized by FalconHive.com
    brought to you by Smashing Magazine

    Back to Top