• Home
  • Posts RSS
  • About Me
Blue Orange Green Pink Purple

Semua Berawal dari Ilmu !

Ilmu adalah sumber kehidupan manusia di bumi, mulai dari yang mendasar hingga yang tidak bisa direkam oleh panca indra sekalipun. Mulai dari makan, minum itu memerlukan ilmu, makanan dan minuman apa saja yang harus kita konsumsi guna menjaga stabilitas kesehatan tubuh kita. Dalam beribadah pun kita memerlukan ilmu agar ibadah kita tidak sia-sia karena mengetahui hakikat dari ibadah yang kita jalankan. Maka, mari kita budayakan mencari ilmu dan berbagi ilmu, sekalipun itu merupakan suatu hal ynag remeh.

Budaya Indonesia Satu!

              Indonesia merupaka Negara Adi daya yang dapat dikategorikan sebagai Negara yang mempunyai kualitas kehidupan lebih mumpuni daripada Negara-negara lain. Mengapa demikian? Karena, Indonesia merupakan Negara yang letak kepulauannya sangat strategis bagi wilayah kelautan. Disamping itu, Indonesia juga mempunyai kekayaan alam yang maha limpah ruah dibandingkan dengan Negara-negara lain. Walaupun statusnya masih Negara berkembang, tetapi Indonesia merupakan penghasil kekayaan alam terbanyak hampir di seluruh dunia. Bahkan, dunia pernah berkata bahwa hutan-hutan yang ada di Indonesia merupakan jantung kehidupan bagi seluruh masyarakat dunia.
            Disisi lain, Indonesia mempunyai keberagaman budaya yang masih bersifat oriental. Banyak dari kebudayaan di Indonesia yang diakui dunia, seperti contohnya budaya Indonesia dalam tarian tradisional, budaya Indonesia dalam seni termasuk seni membatik yang murni hanya ada di Indonesia, dan masih banyak budaya-budaya Indonesia lainnya yang tak harus disebutkan satu persatu. Maka dari keberagaman budaya itulah, Indonesia bisa hidup rukun dan saling merghargai satu sama lain.  Itu juga karena disanggah dengan pedoman kehidupan bangsa Indonesia dalam bermasyarakat dan bernegara, yakni “Bhinneka Tunggal Ika” yang mempunyai arti “Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu tujuan” yaitu tujuan hidup bernegara dengan rukun, aman, tentram dan sejahtera.
            Namun, Indonesia tampak berbeda begitu terbawa oleh kikisan zaman yang semakin modern. Globalisasi dan westernisasi melanda hampir mayoritas dari penduduk Indonesia. Saat ini mereka jarang memperhatikan kebudayaan yang dahulu kakek-nenek mereka perjuangkan keberagamannya. Masyarakat Indonesia saat ini cenderung lebih mementingkan diri sendiri (individualism) daripada gotong royong, padahal pada masa Indonesia sebelum terkikis oleh pesatnya perkembangan zaman masyarakatnya sangat menggenggam kepedulian gotong royong terhadap sesama, dan itupun bisa disebut dengan budaya bangsa Indonesia yang peduli terhadap sesama. Contoh kepedulian sikap gotong royong ini masih bisa kita rasakan di daerah di pelosok-pelosok desa di Indonesia.
            Hutan-hutan yang seharusnya dirawat oleh penghuninya, justru sekarang penghuninyalah yang merusak hutan itu sendiri. Mereka lebih mementingkan diri mereka sendiri yang ingin berhasil dengan membangun pengindustrian yang akan mereka buat tanpa memperhatikan keseimbangan habitat alam di lingkungan sekitarnya. Bahkan justru banyak dari mereka yang setelah berhasil membangun pengindustrian mereka, kemudian mereka membuang limbah bekas industri mereka di sembarang tempat yang kemudian akan meracuni lingkungan sekitar. Itukah yang disebut budaya bangsa Indonesia yang senang merawat dan bersikap socialism (tidak mementingkan diri sendiri)?
            Betapa miris melihat budaya Indonesia yang dahulu dijunjung-junjung oleh bangsa, namun sekarang seakan hanya menjadi pajangan dan hiasan dinding semata. Para pemuda Indonesia yang seharusnya melestarikan kebudayaan itu kini pun telah hilang karena terbawa arus globalisasi zaman pula. Dahulu, para pemuda yang gemar membantu orangtua di lading, kini berubah menjadi ‘membantu’ orangtua untuk menghabiskan uang dengan berfoya-foya tanpa memikirkan rasa sakit yang orangtua mereka rasakan. Dahulu, pemuda Indonesia yang gemar melakuakan kesenian tradisional, kini telah berubah menjadi kesenian modern yang mempunyai unsur kekerasan didalamnya.

            Budaya Indonesia kini bukan lagi ramah tamah seperti yang bangsa asing bilang. Budaya Indonesia kini tak lagi beragam, tak lagi satu tujuan, tetapi Budaya Indonesia saat ini sudah terkontaminasi dengan unsur-unsur perkembangan zaman didalamnya. Bahkan budaya mementingkan rakyat di dalam ranah kepemerintahan pun kini telah berubah menjadi budaya mementingkan diri sendiri dengan menyebarkan virus KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dalam ranah kepemerintahan mereka sendiri. Budaya oh budaya, apakah engkau hanya berlaku dimasa silam? Hingga banyak manusia menanggalkanmu sekarang? Tentu jawabannya ada pada diri kita sendiri, kita yang harus memperbaiki diri untuk kedepannya bangsa. Tidak hanya dimulut, tapi dihati dan perbuatan. Kita lestarikan budaya yang telah lama terkikis oleh zaman agar terjaga keasrian budaya kita dan kelak anak cucu kita dapat merasakan betapa manisnya budaya bangsa mereka dan agar bangsa lain melihat lagi betapa masih terlestarikannya budaya Indonesia. Indonesia Satu!!

Sumber: Pemikiran dan Pengetahuan Penulis.

Oleh: Hanafi Indra Pribadi
Kelas: 1KA34
NPM: 13113867
Matakulaih Softskill Ilmu Budaya Dasar
Read More 0 komentar | Diposting oleh Unknown edit post

0 komentar



Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Beranda Sains

  • About
      About me. Edit this in the options panel.
  • Beranda Sains

    Barang siapa yang menghendaki dunia maka harus dengan ilmu, barang siapa yang menghendaki akhirat harus dengan ilmu, barang siapa yang menghendaki keduanya maka harus dengan ilmu

    Fajrul Islam Present

    Website Fajrul Islam UG
    Facebook Fajrul Islam UG
    Twitter Fajrul Islam UG

    About Me !

    Unknown
    Lihat profil lengkapku

    Total Tayangan Halaman

    Supported by

    Blog Archive

    • ► 2017 (4)
      • ► Juni (1)
      • ► Mei (1)
      • ► April (1)
      • ► Maret (1)
    • ► 2016 (2)
      • ► Juni (2)
    • ► 2015 (13)
      • ► Desember (2)
      • ► November (3)
      • ► Oktober (4)
      • ► Juni (1)
      • ► April (1)
      • ► Maret (2)
    • ▼ 2014 (20)
      • ► Desember (6)
      • ► November (5)
      • ► Oktober (1)
      • ► Juni (3)
      • ► April (2)
      • ▼ Maret (2)
        • Indonesia dan Kebudayaan Islam
        • Budaya Indonesia Satu!
      • ► Januari (1)
    • ► 2013 (16)
      • ► Desember (2)
      • ► November (2)
      • ► Oktober (2)
      • ► September (10)

    Pengikut

    Diberdayakan oleh Blogger.
    • ETIKA DAN PROFESIONALISME DALAM TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI (TSI)
      Etika dan Profesionalisme dalam TSI dapat dijabarkan menjadi 3 dasar pengertian untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai etika, ...
    • CARA MEMBUAT GARIS VERTIKAL, HORIZONTAL DAN VERTIKAL DENGAN MENGGUNAKAN OPEN GL PADA BAHASA JAVA
         Langkah untuk membuat Menu Membuat Garis pada Open GL dengan menggunakan bahasa pemrogramman java adalah: 1.      Buatlah statemen...
    • 6. ALINEA ATAU PARAGRAF
      Paragraf atau alinea adalah suatu bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat. Dalam upaya menghimpun beber...
    • 2. RAGAM BAHASA DAN LARAS BAHASA
                     RAGAM BAHASA DAN LARAS BAHASA A.     Ragam Bahasa Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. ...
    • 8. Abstraksi dan Daftar Pustaka
      A.     Pengertian Abstraksi Abstraksi adalah bagian di awal paragraf yang berfungsi memberi gambaran tentang isi teks. Biasanya bagian ...
    • 3. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dan Tanda Baca
                             Ejaan Yang Disempurnakan dan Tanda Baca A.      Pengertian EYD EYD (Ejaan yang Disempurnakan) adalah tata...
    • 1. PERAN DAN FUNGSI BAHASA
            PERAN DAN FUNGSI BAHASA A.     Pengertian Bahasa Bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua or...
    • IT Forensik
      A.   Pengertian Dalam dunia penyidikan, forensik di gunakan untuk mengungkap skandal yang terjadi pada suatu kasus dimana dugaan-dugaan s...
    • MODUS-MODUS KEJAHATAN DALAM TEKNOLOGI INFORMASI
                  Perkembangan teknologi informasi-komputer saat ini sudah mencapai pada tahap di mana ukurannya semakin kecil, kecepatannya sema...
    • Peraturan dan Regulasi Etika dan Profesionalisme TSI
      UU ITE "Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah ketentuan yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan h...

    Terjemahan

  • Search






    • Home
    • Posts RSS
    • Comments RSS
    • Edit

    © Copyright Beranda Sains. All rights reserved.
    Designed by FTL Wordpress Themes | Bloggerized by FalconHive.com
    brought to you by Smashing Magazine

    Back to Top